Three Kingdom history (Sejarah singkat China zaman 3 kerajaan)


Zaman Tiga Kerajaan adalah sebuah zaman di penghujung Dinasti Han di mana Cina terpecah menjadi tiga negara yang saling bermusuhan.

Timeline :
192 - Dong Zhuo dieksekusi
200 - Pertempuran Guan Du
208 - Pertempuran Karang Merah
220 - Cao Pi menyatakan dirinya Kaisar dengan nama rezim Wei, dan menjatuhkan Han sepenuhnya
221 - Liu Bei naik tahta dan menamakan rezimnya Shu Han
229 - Sun Quan naik tahta dan menamakan rezimnya Wu
263 - Wei mengalahkan Shu Han
265 - Sima Yan merebut kekuasaan Wei dan mengganti gelar kerajaan menjadi Jin
280 - Jin mengalahkan Wu dan menguasai China
A. Kebangkitan Cao Cao
Negara mulai memasuki periode pertempuran antar tuan tanah.Sepeninggal Dong Zhuo, Yuan Shaomemegang kekuatan militer yang kuat di utara. Kekuatan lainnya, Cao Cao bertempur dengannya dan berhasil menang dengan gemilang di Guan Du dan menjadi penguasa dataran tengah ( ibu kota ) dan utara. Cao Cao pun mengangkat dirinya sebagai perdana menteri dan mengendalikan seluruh negeri.

B. Pertempuran Karang Merah
Cao Cao yang ingin segera menyatukan negeri, akhirnya mempersiapkan diri untuk menyerang daerah selatan yang dipimpin oleh Sun Quan. Sun Quan pun memutuskan untuk beraliansi dengan Liu Bei. Pada tahun 208, ketiga kekuatan beradu di Chi Bi ( Karang Merah ). Pasukan Cao Cao yang berjumlah 10 kali lipat melawan tentara Liu Bei dan Sun Quan di pertempuran air. Berkat taktik yang cerdik, yaitu menipu Cao Cao untuk mengikat kapalnya menjadi satu kesatuan, dan mengirim Huang Gai yang pura - pura berkhianat, Zhou Yu ( penasehat Sun Quan ) dan Zhuge Liang ( penasehat Liu Bei berhasil mengirim kapal dengan bahan peledak membakar seluruh kapal Cao Cao. Cao Cao pun lari kembali ke wilayahnya, sementara Liu Bei melaju ke barat dan memperluas wilayahnya.Sun Quan pun melakukan hal yang sama. Kerangka dasar 3 kerajaan telah lahir

C. Tiga Kerajaan
Tahun 220, Cao Cao wafat, dan anaknya Cao Pi merebut tahta dinasti Han dan membentuk dinasti baru dengan nama Wei dan Luoyang sebagai ibukota. Setahun kemudian, Liu Bei memproklamirkan dirinya sebagai Kaisar di Chengdu. Tahun 229, Sun Quan mengangkat dirinya sebagai kasiar Wu di Jian Ye. Ketiga kekuatan terlibat dalam pertempuran yang berkepanjangan.

D. Akhir dari Shu
Setelah Liu Bei wafat, Liu Shan, anaknya yang tidak cakap naik tahta. Zhuge Liang, perdana menteri, mebaktikan seluruh hidupnya kepada negara dengan tidak henti - hentinya berekspedisi ke utara melawan Wei, meredakan pemberontakan, dan menjalin persahabatan kembali dengan Wu. Namun semua sia - sia karena dia wafat sebelum ekspedisi ke utara itu berhasil. Tanpa bimbingan dan pengawasan Zhuge Liang, Liu Shan pun menjadi larut dalam kesenangan dan tidak mempedulikan negara. Tahun 263, Wei menyerang, dan Liu Shan menyerah tanpa perlawanan. Shu pun berakhir

E. Kejatuhan Wei
Sima Yi dari Wei berasal dari keluarga pemikir dan ahli taktik yang terkenal. Dia memegang kekuasaan besar di Wei. Sepeninggal Cao Rui, Cao Fang naik tahta sebagai kaisar remaja. Cao Shuang dan Sima Yibertindak sebagai wakilnya. Tahun 249, Sima Yi melakukan kudeta dan membasmi Cao Shuang serta kelompoknya. Sejak saat ini, keluarga Sima memegang kekuasaan Wei, dan tahun 265, Sima Yan, cucu Sima Yi, mendesak kaisar terakhir Wei, Cao Huan untuk mundur, dan mengubah nama dinasti menjadi Jin.

F. Hancurnya Wu
Kaisar terakhir Wu, cucu dari Sun Quan, Sun Hao adalah penguasa yang kejam dan di bawah pemerintahannya, Wu merosot dengan cepat. Tahun 279, Sima Yan melancarkan serangan ke Wu, danSun Hao pun menyerah. Tiga kerajaan berakhir, dan China bersatu kembali di bawah bendera Jin.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Master’s Sun OST [FULL OST Album] free Download

Daftar Semua Film Jackie Chan Terbaru 2013(1962-2013)

Hukum Menjual barang yang belum dimiliki